artikelmuhammadiyah official site - Persyarikatan Muhammadiyah. Facebook Twitter Feed Audio-Visual Material Tanya Jawab Al-Islam Muhammadiyah References Statutes Bylaws Tanfidz Umat Islam dan Pertanyaan tentang Pengetahuan.: Home > Article > PDM. 12 April 2019 16:48 WIB Dibaca: 1719
DalamUndang-Undan Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, seorang guru diharuskan mempunyai empat kompetensi; pedagogis, kepribadian, sosial dan profesional. Dalam konteks guru Muhammadiyah empat syarat kompetensi barangkali bisa dimiliki oleh sebagian besar guru.
MuhammadiyahSebagai Gerakan Sosial dan Kesehatan. Muhammadiyah berdiri pada saat dunia Islam mengalami perubahan kekuasaan politik Turki Usmani yang memudar, Wahabi mulai berkuasa di Semenanjung Arab, kolonialisme menguasai Hindia-Belanda, pendidikan umat Islam rendah, dilanda kemiskin, dan mengalami berbagai penyakit.
Muhammadiyahyang ada sejak tahun 1912 telah menggarap dunia pendidikan, namun perumusan mengenai tujuan pendidikan yang spesifik baru disusun pada 1936. Pada mulanya tujuan pendidikan ini tampak dari ucapan K.H. Ahmad Dahlan: " Dadiji kjai sing kemajorean, adja kesel anggonu njambut gawe kanggo Muhammadiyah" ( Jadilah manusia yang maju
IMM(Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) ialah organisasi mahasiswa Islam di Indonesia yang memiliki hubungan struktural dengan organisasi Muhammadiyah dengan kedudukan sebagai organisasi otonom. Memiliki tujuan terbentuknya akademisi Islam yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah.
Viewpertanyaan dan jawaban bebas 123 at muhammadiyah university of Pertanyaan Tentang Muhammadiyah Sebagai Gerakan Pendidikan. Tentang WordPress
PandanganIslam tentang Kehidupan dapat ditemukan dalam buku Pedoman Hidup Islam Warga Muhammadiyah atau sering disingkat dengan (PHIWM) yang merupakan hasil Muktamar ke-44 tahun 2000 di Jakarta. Monday, August 1, 2022
Muhammadiyahadalah persyarikatan yang merupakan Gerakan Islam. Maksud gerakanya ialah Dakwah Islam dan Amar Ma'ruf nahi Munkar yang ditujukan kepada
PEKALONGAN Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru sekaligus menyemarakkan spirit Muharram, International Muhammadiyah Boarding School (IMBS) Miftahul Ulum Pekajangan menggelar acara Pembukaan Mukhadlarah sebagai wahana untuk melahirkan calon mubligh dan mubalighah yang kelak diharapkan dapat meneruskan estafet dakwah Islam.
Dandi Muktamar ke-35itulah Kepribadian Muhammadiyah disahkan setelahmengalami usul-usul penyempurnaan. Dengan demikianmaka rumusan Kepribadian Muhammadiyah ini adalahmerupakan hasil yang telah disempurnakan dalam Muktamarke-35 setengah abad -pada tahun 1962, akhir periodepimpinan HM. Yunus Anis. APAKAH KEPRIBADIAN MUHAMMADIYAH ITU
PertanyaanSeputar Kepribadian Muhammadiyah. Kepribadian Muhammadiyah adalah salah satu doktrin ideologis Muhammadiyah. Rumusan Kepribadian Muhammadiyah untuk
Dalammenjawab pertanyaan "Apakah Muhammadiyah itu?" dijelaskan dalam Kepribadian Muhammadiyah bahwa Muhammadiyah adalah suatu persyarikatan yang merupakan gerakan Islam. Maksud gerakan itu ialah dakwah Islam dan amar ma'ruf nahi mungkar yang ditujukan kepada dua bidang : perseorangan dan masyarakat.
MuktamarIMM yang pertama pada 1-5 Mei 1965 di kota Barat, Solo dengan menghasilkan deklarasi yang dibawah ini. IMM adalah gerakan Mahasiswa Islam. Kepribadian Muhammadiyah adalah Landasan perjuangan IMM Fungsi IMM adalah sebagai eksponen mahasiswa dalam Muhammadiyah (sebagai stabilisator dan dinamisator).
Muhammadiyahialah gerakan Islam, Dakwah Amar Makruf Nahi Munkar, beraqidah Islam dan bersumber pada Al-Qur'an dan Sunnah, didirikan oleh KH. A. Dahlan pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 18 November 1912 Miladiyah di Kota Yogyakarta.Tujuan Muhammadiyah, yakni menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
2 Khittah perjuangan muhammadiyah : 1. hakikat muhammadiyah 2. muhammadiyah dan masyarakat 3. muhammadiyah dan politik 4. muhammadiyah dan ukhwah 5. dasar program muhammadiyah Read the rest of this entry » Mungkin yang anda maksud ini : kemuhammadiyahan; materi tentang kemuhammadiyaan
SLnNaM. Soal Kemuhammadiyahan Kelas 11 Bab Kepribadian Muhammadiyah ~ Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini Sekolahmuonline sajikan contoh soal Pendidikan Kemuhammadiyahan Kelas XI SMA/SMK/MA/MAK Muhammadiyah Bab 4 yang membahas tentang Kepribadian Muhammadiyah lengkap dengan kunci jawaban dan dibawah ini terdiri dari soal-soal pilihan ganda dan soal-soal essay. Bagian pertama terdiri dari 5 soal pilihan ganda, dan bagian kedua terdiri dari 5 soal Kemuhammadiyahan Kelas XI Bab Kepribadian MuhammadiyahA. Soal Pilihan Ganda Kemuhammadiyahan Kelas 11 Bab 4 Kepribadian MuhammadiyahJawablah soal-soal berikut ini dengan memilih huruf A, B, C, D, atau E pada jawaban yang benar dan tepat!1. Muhammadiyah adalah gerakan Islam dan dakwah amar ma'ruf nahi munkar. Maksud dari amar ma' ruf nahi munkar adalah.... A. mengajak kepada yang baik dan mencegah dari yang burukB. mengajak kepada yang baik dan mencegah yang baikC. mengajak kepada yang kejelekan dan mencegah dari yang baikD. mengajak kebaikan dan melaksanakan kemaksiatanE. mencegah yang baik dan mengajak perdamaianKunci Jawaban A. mengajak kepada yang baik dan mencegah dari yang burukPembahasanamar ma'ruf nahi munkar dalam bahasa Arabnya al-amr bi al-ma'ruufi wa an-nahyu 'an al-munkar الامر بالمعروف والنهي عن المنكر - al-amr artinya perintah- al-ma'ruf artinya kebaikan/kebajikan- an-nahyu artinya larangan/melarang/mencegah- al-munkar kemungkaran/kejelekan/keburukan2. Rumusan Kepribadian Muhammadiyah terdiri atas empat unsur pokok dimana antara satu dengan yang lainnya merupakan satu kesatuan yang utuh yang tidak dapat dipisahkan. Di bawah ini yang bukan termasuk unsur pokok Kepribadian Muhammadiyah adalah... A. Hakikat MuhammadiyahB. Dasar Amal Usaha MuhammadiyahC. Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Warga MuhammadiyahD. Pedoman Amal Usaha dan Perjuangan MuhammadiyahE. Sifat-sifat MuhammadiyahKunci Jawaban C. Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Warga MuhammadiyahPembahasanRumusan Kepribadian Muhammadiyah merupakan satu kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan. Kepribadian Muhammadiyah mengandung empat penegasan pokok, yaitu- Hakikat Muhammadiyah- Dasar Amal Usaha Muhammadiyah- Pedoman Amal Usaha dan Perjuangan Muhammadiyah- Sifat-sifat Muhammadiyah3. Dalam matan Kepribadian Muhammadiayah dinyatakan bahwa Muhammadiyah adalah dakwah lslam amar ma'ruf nahi munkar. Pernyataan itu menggambarkan komitmen Muhammadiyah terhadap al-Qur'an surat.... A. QS. Al-Ahzab ayat 21B. QS. Ali-Imran ayat 104C. QS. Al-Isra ayat 23D. QS. Lugman ayat 13E. QS. Al-Anbiya ayat 35Kunci Jawaban B. QS. Ali-Imran ayat 104PembahasanMuhammadiyah adalah gerakan Islam. Muhammadiyah adalah gerakan Islam dakwah amar ma'ruf nahi munkar dan tajdid, yang bersumber pada al-Quran dan as-Sunnah dan berasaskan Islam. Penegasan tersebut adalah wujud dari komitmen persyarikatan terhadap Ali-Imran/3104 yang merupakan salah satu faktor pendorong Muhammadiyah didirikan."Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang maruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung" Ali-Imran/3 1044. Perhatikan pernyataan berikut!1 ittiba' pada langkah perjuangan Nabi Muhammad SAW2 hidup manusia bermasyarakat3 membuat prinsip kerjasama dengan Rumah Sakit Muhammadiyah4 melancarkan amal usaha dan perjuangan Muhammadiyah5 gotong-royong membangun jembatanPernyataan di atas yang merupakan prinsip yang tersimpul dalam Dasar Amal Usaha Muhammadiyah terdapat pada nomor... A. 1, 2 dan 3B. 2, 3 dan 4C. 1, 2 dan 4D. 3, 4 dan 5E. 2, 4 dan 5Kunci Jawaban C. 1, 2 dan 4PembahasanDasar Amal Usaha Muhammadiyaha. Hidup manusia harus berdasar tauhid, ibadah, dan taatb. Hidup manusia bermasyarakatc. Menegakkan ajaran Islam dengan keyakinan bahwa Islam satu-satunya landasan kepribadian dan ketertiban bersama untuk kebahagiaan dunia-akhiratd. Menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam adalah kewajiban sebagai bentuk ibadah kepada Allah dan ihsan kepada masyarakate. Ittiba' kepada langkah perjuangan Nabi Muhammad SAWf. Melancarkan amal usaha dan perjuangan dengan ketertiban organisasi5. Di bawah ini yang termasuk sifat dakwah Muhammadiyah untuk orang yang belum memeluk agama lslam adalah... A. ajakan dan seruan yang disertai dengan penjelasanB. dipaksa agar memeluk agama islamC. diberikan bantuan sembako dan jaminan pendidikanD. dikucilkan di dalam masyarakat jika tidak mau memeluk agama IslamE. diberi uang saku agar terpikatKunci Jawaban A. ajakan dan seruan yang disertai dengan penjelasanPembahasanMuhammadiyah sebagai gerakan Islam, dakwah amar ma'ruf nahi munkar dan tajdid ditujukan kepada dua bidang, yaitu perseorangan dan Bidang bidang perseorangan terdiri dari dua halPertama, kepada orang yang belum Islam, bersifat ajakan dan seruan untuk memeluk agama Islam yang disertai denganalasan dan penjelasan yang bijaksana. Sehingga dengan kemauannya sendiri dan tanpa paksaan, orang non muslim akan menjatuhkan pilihannya, dan memahami secara sadar bahwasanya Islam adalah jalan keselamatan di dunia dan akhirat. Dakwah kepada seseorang yang belum masuk Islam dilakukan dengan cara damai, menggembirakan, bil hikmah wal mauidzatil hasanah sehingga menimbulkan kesan bahwasanya agama Islam adalah agama yang mudah, tidak menambah beban ataupun kepada orang yang telah Islam. Dakwahnya bersifat pembaruan tajdid, yaitu mengembalikan ajaran ajaran Islam kepada ajaran yang asli-murni. Pemurnian ini di antaranya meliputi bidang akidah, ibadah dan dalam bidang akidah disebutkan bahwa Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya akidah Islam yang murni, bersih dari kemusyrikan, bid'ah, khurafat dan tahayul. Pemurnian dalam bidang ibadah dilakukan dengan menuntunkan ibadah sebagaimana tuntunan Rasulullah SAW. Pemurnian dalam bidang akhlak yaitu dengan memurnikan perilaku sebagaimana perilaku yang ditunjukkan dalam Al-Qur'an dan Sunnah, yang tidak bersendi pada nilai-nilai ciptaan Bidang masyarakat. Adapun dakwah Islam amar ma'ruf nahi munkar kepada masyarakat, bersifat perbaikan, bimbingan dan peringatan. Semua itu dilaksanakan bersama dengan bermusyawarah atas dasar takwa dan mengharap ridha Allah semata. Dengan demikian, ajaran Islam tidaklah semata-mata untuk diajarkan serta dipelajari, akan tetapi juga diamalkan dalam kehidupan Sifat dakwah terhadap kelompok yang telah memeluk agama Islam adalah pemurnian, salah satunya di bidang pemurnian di bidang akidah adalah .... A. dakwah amar ma'ruf nahi munkarB. beribadah sesuai dengan tuntunan RasulC. bersih dari kemusyrikan, bid'ah, khurafat, takhayulD. jujur dalam segala tindakan dan perbuatanE. selalu bertaqarub kepada Allah SWTKunci Jawaban C. bersih dari kemusyrikan, bid'ah, khurafat, takhayulPembahasanPemurnian dalam bidang akidah disebutkan bahwa Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya akidah Islam yang murni, bersih dari kemusyrikan, bid'ah, khurafat dan Dalam matan kepribadian Muhammadiyah dinyatakan bahwa Muhammdiyah adalah persyarikatan. Maksud Muhammadiyah sebagai persyarikatan adalah.... A. Muhammadiyah hanyalah sebuah madzab dan firqahB. Muhammadiyah adalah sekte tersendiri dalam IslamC. Muhammadiyah adalah aliran agama dalam IslamD. Muhammadiyah hanyalah alat untuk menegakkan agama IslamE. Muhammadiyah adalah alat pemersatu umatKunci Jawaban D. Muhammadiyah hanyalah alat untuk menegakkan agama IslamPembahasanMuhammadiyah sebagai persyarikatan. Muhammadiyan merupakan sebuah organisasi yang berfungsi sebagai sebuah alat perjuangan untuk menegakkan agama Islam. Muhammadiyah bukanlah sebuah madzhab ataupun kelompok tersendiri dalam Mendorong dan ikut berkembang ke arah yang utama dan bermanfaat bagi keluhuran akhlak dan budi pekerti, agama, masyarakat dan yang merupakan sifat Muhammadiyah terkait dengan pernyataan tersebut adalah... A. aktif dalam pekembangan masyarakat dengan maksud islahB. gerakan infak Cabang dan RantingC. mengadakan pengajian ahad pagi di masjid-masjid beramal dan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraanE. lapang dada dan luas pandangan dengan memegang teguh ajaran IslamKunci Jawaban A. aktif dalam pekembangan masyarakat dengan maksud islahPembahasanLihat Sifat-sifat Muhammadiyah poin g ketujuh yaitu Aktif dalam pekembangan masyarakat dengan maksud ishlah dan pembangunan sesuai ajaran Islam9. Perhatikan pernyataan berikut1 berpegang teguh pada ajaran Allah dan Rasul-Nya2 menyejahterakan umat disegala bidang3 menggunakan cara-cara menempuh jalan yang diridhai Alah4 mengindahkan segala hukum dan UUD 19455 bergerak membangun di segenap bidang dan lapanganPernyataan di atas yang termasuk pedoman amal usaha dan perjuangan Muhammadiyah ditunjukkan pada nomor.... A. 1, 2 dan 3B. 1, 3 dan 5C. 2, 3 dan 4D. 2, 4 dan 5E. 3, 4 dan 5Kunci Jawaban B. 1, 3 dan 5PembahasanPedoman Amal Usaha dan Perjuangan Muhamamdiyaha. Berpegang teguh pada ajaran Allah SWT dan Rasul-Nyab. Bergerak membangun di segenap bidang dan lapanganc. Menggunakan cara dan menempuh jalan yang diridhai Allah SWT10. Muhammadiyah merupakan sebuah organisasi yang berfungsi sebagai alat perjuangan untuk menegakkan agama Islam. Hal ini berarti menggambarkan fungsi Muhammadiyah sebagai... A. Gerakan IslamB. PersyarikatanC. OrganisasiD. MadzhabE. FirqahKunci Jawaban B. PersyarikatanPembahasanMuhammadiyah sebagai persyarikatan. Muhammadiyan merupakan sebuah organisasi yang berfungsi sebagai sebuah alat perjuangan untuk menegakkan agama Islam. Muhammadiyah bukanlah sebuah madzhab ataupun kelompok tersendiri dalam Soal Essay Kemuhammadiyahan Kelas 11 Bab 4 Kepribadian MuhammadiyahJawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat!1. Jelaskan pengertian Kepribadian Muhammadiyah!Jawaban2. Jelaskan 2 dua hal yang harus dipahami tentang hakikat Muhammadiyah!Jawaban3. Sebutkan 5 lima dari 10 sepuluh sifat Muhammadiyah yang tercantum dalam Kepribadian Muhammadiyah!Jawaban4. Jelaskan sifat dakwah Muhammadiyah kepada orang yang sudah memeluk agama Islam!Jawaban5. Jelaskan maksud dari amar ma'ruf nahi munkar! Berikan contoh implementasinya dalam kehidupan sehari-hari!JawabanJawaban soal-soal essay akan Sekolahmuonline update lagi jika banyak yang membutuhkan, InsyaAllah. Sementara cukup bagian pilihan ganda jugaSoal Pilihan Ganda Kemuhammadiyahan Kelas 11 Bab Ciri Gerakan Muhammadiyah ~ Pilihan Ganda Kemuhammadiyahan Kelas 11 Bab Muhammadiyah dari Masa ke Masa ~ Essay Kemuhammadiyahan Kelas 11 Bab Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah MKCHM ~ Kemuhammadiyahan Kelas 11 Bab Kepribadian Muhammadiyah ~ PG dan Essay Kemuhammadiyahan Kelas 11 Bab Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah PHIWM ~
YOGYAKARTA – Kepribadian Muhammadiyah akan menjadi pembingkai dan menjadi kerangka berpikir bahkan menjadi ciri khas tindakan baik dalam berorganisasi, berkeummatan, dan berkebangsaan. Hal itu ditegaskan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir saat menjadi pembicara kunci dalam Rapat Pimpinan Wilayah Rapimwil Muhammadiyah Bali, Rabu 24/8 malam. Haedar melanjutkan bahwa ada hal yang spesifik dari berkepribadian Muhammadiyah itu, yakni konsep dalam organisasi kita untuk memperkuat posisi Muhammadiyah sebagai ormas keagamaan dan kemasyarakatan agar Persyarikatan ini punya sesuatu yang khas, yang ke khas an ini justru memberi kemanfaatan dan peran yang lebih besar bagi Muhammadiyah dan masyarakat luas. “Kita tahu konsep kepribadian Muhammadiyah yang dirumuskan pada tahun ’62, konsep kepribadian Muhammadiyah yang berisi 10 sifat Muhammadiyah itu, inilah yang perlu diperkuat dalam konteks organisasi. Di tengah dinamika paham keagamaan, paham kemasyarakatan, paham kebangsaan, di tengah dinamika politik yang luar biasa setelah reformasi, nah kepribadian itu akan membimbing, membikai kita dan memagari kita agar Muhammadiyah ini sebagai organisasi dan kita para para pimpinan, kader, dan anggota juga sebagai penggerak supaya harus berada dalam koridor kepribadian Muhammadiyah,” jelasnya. Haedar pun mengutip 10 sifat/kepribadian Muhammadiyah ; Pertama, Muhammadiyah beramal dan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan. Jadi Muhammadiyah ini kemanapun harus membawa damai dan menciptakan damai. Juga kesejahteraan, membawa masyarakat sejahtera. Yaitu masyarakat dapat menikmati hidupnya, mendapatkan ma’isyah rizki yang baik tapi juga membawa kemanfaatan. Jadi dimana-mana warga Muhammadiyah juga harus peduli pada peningkatan kesejahteraan. Kedua, Muhammadiyah ini organisasi yang memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah islamiyah. Jadi satu musuh saja sudah sesak dunia ini. “Maka jangan senang punya banyak musuh. Biarpun berbeda paham di internal umat islam, di kubu bangsa, kita harus tetap mengamalkan ukhuwah islamiyah dan meminimalisasi lawan, inilah kepribadian Muhammadiyah,” tegas Haedar. Ketiga, Muhammadiyah termasuk para pimpinan, kader, anggota itu harus tetap lapang dada. Lapang dada yang dimaksud itu lapang hati. Jika ada yang mencerca jangan emosi, kalau ada yang menanamkan hal yang tidak baik kita harus memberi teladan. Luas pandangan dengan tetap memegang teguh ajaran islam. Artinya lapang hati dan luas pandangan harus tetap dalam koridor islam, tetapi pemahaman keislamannya juga harus diperluas. Keempat, Muhammadiyah ini organisasi agama yang bersifat keagamaan dan kemasyarakatan. “Ada cerita tentang kepribadian Muhammadiyah kenapa ’62 lahir, karena saat itu Muhammadiyah beririsan dengan partai politik Masyumi. Lalu setelah Masyumi dibubarkan ada persoalan dimana Muhammadiyah ini ikut terbawa konflik politik dan orang-orang yang ada di parpol saat itu kembali ke Muhammadiyah dengan cara politik dan mengurus Muhammadiyah dengan cara parpol. Maka lahirlah kepribadian ini untuk menegaskan bahwa kita ini bersifat keagamaan dan kemasyarakatan, tetapi kita menghargai perjuangan politik. supaya kita tetap jadi partisan, misalkan besok pemilu 2024, boleh ada kecenderungan memilih dan memang harus memilih, yang berdasarkan kemaslahatan umum dan menjaga kedaulatan,” papar Haedar. Kelima, mengindahkan segala hukum, undang-undang, peraturan, serta dasar dan falsafah negara yang sah. Jadi Muhammadiyah tidak boleh anti hukum, apalagi sampai alergi terhadap falsafah. “Kalau ada peraturan dsb yang kita pandang ada yang tidak sejalan dengan kepentingan umat, rakyat, bangsa, kita beri masukan dan koreksi agar ketentuan itu sejalan. Bahkan dalam Pancasila kita sudah punya konsep darul ahdi wa syahadah, jadi jangan terbawa arus,” kata Haedar. Keenam, amar ma’ruf nahi munkar dalam segala lapangan serta menjadi contoh teladan yang baik. Amar ma’ruf nahi munkar itu jangan tersirat sendiri-sendiri. Amar ma’ruf nahi munkar itu bentuk dari dakwah. Ketujuh, aktif dalam perkembangan masyarakat dengan maksud Islam. Maka kita harus ishlah menciptakan perdamaian dan pembangunan islam. Itulah karakter Muhammadiyah. Kedelapan, kerja sama dengan golongan islam manapun dan juga usaha menyiarkan dan mengamalkan Islam serta membela kepentingannya. Jadi kita harus berukhuwah islamiyah. Memang kita ada perbedaan mazhab, pandangan, jangan sampai kita bermusuhan. Namun kita juga berharap orang lain terhadap kita juga bertasamuh. “Misalnya perbedaan puasa, Idulfitri, Iduladha, jangan sampai perbedaan itu membuat ramai dan bertengkar. Untuk itu Muhammadiyah mengusulkan kalender hijriyah Internasional agar hari itu pasti,” pesannya. Kesembilan, membantu pemerintah serta bekerja sama dengan golongan lain dalam memelihara dan membangun negara untuk mencapai masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah. Jadi jika kita ikut terlibat dalam pembangunan negara itu memang kepribadian Muhammadiyah sejak zaman KH. Ahmad Dahlan bahkan. “Jadi semisal pemilu yang dipilih tidak jadi, kita harus konstitusional, harus kita hormati dan sebagai PP Muhammadiyah harus tetap berkomunikasi membantu dengan pemerintah dan bekerja sama dengan golongan lain. Tentu kita tetap kritik, memberi masukan, Muhammadiyah kan punya prinsip itu,” terangnya. Kesepuluh, bersifat adil dan korektif di dalam dan keluar dengan bijaksana. “Muhammadiyah kan membuka ruang untuk kritik baik ke dalam bagi tubuh kita termasuk di amal usaha kita, harus ada kritik, karena dengan kritik akan ada perbaikan, tetapi bagi yang mengkritik juga harus dengan argumen, berdasarkan data, jangan menghujat dan juga ada usaha memberi solusi. Tapi juga harus adil, proporsional, ada tempatnya,” pungkasnya. Hits 1075
Pandangan keagamaan mempengaruhi sikap dan tindakan individu atau kelompok organisasi. Maka mendudukkan paham keagamaan secara tepat dan membawa kemajuan bagi individu maupun organisasi sangat penting. Pandangan merupakan cerminan pemikiran. Proses berfikir dengan merekonstruksi pengetahuan-pengetahuan menjadi pemahaman. Pemahaman itu kemudian menjadi sebuah pandangan dan arah untuk bersikap, bertutur kata dan bertindak. Pandangan dapat diartikan sebagai keutuhan pengetahuan-pengetahuan yang diyakini sebagai kebenaran. Pandangan keagamaan berarti pemahaman yang menyeluruh tentang agama yang diyakini sebagai suatu hal yang benar. Jika suatu alam dipandang sesuatu yang indah, bersih dan menyejukkan, maka pandangan kita itu akan tercermin dalam tindakan. Jika kita memandang alam demikian, tentu sikap kita akan menjaga kebersihan, merawat alam, tidak merusak dan mengotori alam. Namun sebaliknya jika kita abai terhadap alam, maka sikap kita juga akan mencerminkan tindakkan yang mengarah pada kerusakan alam. Begitu juga dengan pandangan keagamaan. Pandangam keagamaan suatu kelompok misalnya dalam memahami agama Islam. Seseorang atau kelompok yang memiliki pandangan terkait Islam, sebagai agama yang membolehkan menggunakan kekerasan’ dalam melawan sesuatu yang dianggap menyimpang misalnya, tentu tindakan kekerasan menjadi bentuk perbuatan. Begitu juga sebaliknya, yang meyakini bahwa benang merah Islam sebagai agama yang Rahmah, maka tindakan yang dilakukan seseorang atau kelompok mengarah pada cara-cara yang baik. Jika ada kelompok umat Islam yang mengedepankan aspek simbolis berupa cara berpakaian, memanjangkan jenggot dan makan tiga jari misalnya, itu tidak lain berasal dari cara pandang agama yang mereka yakni “mengikuti sunah Rasulullah.” Cara pandangan keagamaan ini cenderung pada kebutuhan individu, berpusat pada perubahan identitas individu. Begitu juga ada kelompok yang mengedepankan substansi gerakan melalui amal saleh, itu juga tidak terlepas dari pandangan agama yang diyakini. Berdasarkan cara pandang di atas, ada yang memahami agama hanya untuk urusan pribadi sebut saja kasalehan individu simbolis. Ada pula yang memahami agama untuk membangun peradaban sebut saja kesalehan sosial. Namun, ada pula yang memahami agama sebagai urusan pribadi dan peradaban saleh individu iya, sosial juga. Prof Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah pada berbagai kesempatan selalu menyinggung pandangan keagamaan. Hendaklah gerakan Muhammadiyah tidak berkutat pada persoalan yang kecil-kecil, yang remeh temeh, sebab itu sudah selesai untuk Muhammadiyah. Biarlah Muhammadiyah bergerak memikirkan sesuatu yang besar dan bermanfaat bagi semuanya, tidak sekedar untuk diri sendiri. Prof Haedar menegaskan bahwa upaya membentuk kesalehan individu dalam Muhammadiyah sudah lakukan. Oleh karena itu merupakan ajaran Islam yang harus dikerjakan dalam menguatkan akidah, akhlak dan ibadah. Dalam soal muamalah duniawiyah, sejak awal Muhammadiyah sudah melakukannya berupa amal soleh yang dikenal dengan Amal Usaha Muhammadiyah AUM. Pandangan Keagamaan Muhammadiyah Sejalan dengan itu, Muhammadiyah dalam usia satu abad telah merumuskan “Pernyataan Pemikiran Muhammadiyah Jelang Satu Abad” menegaskan kembali kepada warga persyarikatan Muhammadiyah tentang pandangan keagamaan Muhammadiyah. Terdapat empat pokok pikiran pandangan keagamaan Muhammadiyah dalam dukumen tersebut. Pertama, Islam adalah agama membawa misi Kebenaran Ilahi, harus didakwahkan untuk perwujudan Rahmat lil alamin di muka bumi. Pandangam keagamaam Muhammadiyah ini meyakini bahwa Islam sebagai wahyu Allah yang dibawa para Rasul adalah ajaran yang mengandung hidayah, penyerahan diri, rahmat, kemaslahatan, keselamatan, kebahagiaan hidup umat manusia didunia dan diakhirat. Kedua, misi dakwah Muhammmadiyah dijiwai atas Pesan Allah dalam surat Ali Imran 104 dan 110. Menyebarkanluaskan ajaran Islam yang menyeluruh dan beragam aspek melalui model dakwah yang mengajak pada kebaikan Islam, al-amr bi al-ma’ruf wa al-nahy an munkar mengajak pada yang makruf, mencegah dari yang munkar. Dakwah ini mengandung makna Islam transformatif, yakni dakwah yang membawa kemajuan, kebaikan, kebenaran, keadilan dan nilai-nilai keutamaan lainnya untum kemaslahatan dan keselamatan hidup manusia tanpa membedakan SARA. Ketiga, Muhammadiyah sebagai gerakan Tajdid pembaharuan. Sejak awal, KH Ahmad Dahlan adalah sosok pembaharu. Pembaharuan itu ada dua yakni ke arah pemurnian purifikasi dan ke arah kemajuan dinamisasi. Dengan dua arah pembaharuan ini, Muhammadiyah dapat melakukan pembinaan dalam memperkuat akidah, akhlak, ibadah dan juga muamalah. Pandangan keagamaan dalam bangunan keimanan yang kokoh didasarkan Al-Qur’an dan As-Sunah, bersifat tajdid adalah upaya membebaskan manusia dari keterbelakangan menuju kehidupan yang berkemajuan dan berkeadaban. Keempat, aktualisasi ajaran Islam memiliki corak masyarakat tengahan ummatan wasathan yang berkemajuan. Dalam menghadapi dinamika kehidupan masyarakat bekerjasama dalam semangat “berjuang menghadapi sesuatu” al-jihad li al-muwajjahat dari pada “berjuang melawan musuh” al-jihad li al-muaradhah. Masyarakat Islam yang dicita-citakan Muhammadiyah seperti masyarakat madani, masyarakat kewargaan civil society yang memiliki keyakinan yang dijiwai nilai-nilai Ilahi, demokratis, berkeadilan, otonom, berkemajuan dan berakhlak mulia. Inilah masyarakat yang unggul datau utama khaira ummah. Sikap Muhammadiyah Membaca pandangan keagamaan Muhammadiyah di atas, tentu dapat dipahami sikap Muhammmadiyah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebut saja misalnya, saat kontelasi pilpres 2019 yang membelah menjadi dua kubu, membentuk dua kutub yang berlawanan. Ada pihak-pihak yang nyinyir, mendesak, bahkan menuntut sikap politik Muhammadiyah. Dengan desakan dan tuntutan agar Muhamamdiyah bersikap memilih diantara dua kutub, Muhammmadiyah memilih untuk tetap di tengah, sesuai dengan jalur dan peran organisasi. Muhammadiyah tidak tergoda dengan politik praktis, dukung mendukung, karena Muhammadiyah memiliki cita-cita dalam mewujudkan masyarakat utama dan berkeadaban. Itu semua tidak dapat diselesaikan dengan berpihak atau mengikuti satu kutub pasangan tertentu. Prof Haedar Nashir juga memberikan jawaban melalui artikel di Republika dengan judul “Muhammadiyah Pasca Pemilu 2019.” Dengan tegas Prof Haedar menuliskan “Bagaimana dan ke mana arah Muhammadiyah pasca-Pemilu 2019? Pertanyaan ini sebenarnya salah alamat karena yang dituju ormas yang selama ini konsisten pada kepribadian dan khittah perjuangannya yang tidak berpolitik praktis.” Pada sisi lain, penguatan politik identitas yang menonjolkan atribut simbol keagamaan, semakin memperkeruh situasi, semakin memperkeras, menaikkan suhu politik. Isu-isu yang diproduksi akhirnya mengarah pada pertentangan seperti narasi “cebong vs kampret,” “partai Allah vs partai setan,” “anti ulama pro pki,” dan lain sebagainya. Berkenaan dengan sikap Muhammadiyah yang sedemikian itu, Prof Yudi Latief seorang cendekiawan publik memandang gagasan Prof Haedar sangat pas, sangat proporsional dalam bersikap dan bertindak di tengah iklim politik yang memanas. Begitu juga dengan isu yang lain, Muhammadiyah lebih berperan dan bertindak memberikan solusi. Sebagaimana misalnya terkait dengan wabah pandemi Covid-19. Muhammadiyah sejak awal pandemi langsung membentuk Muhammadiyah Command Center Covid 19MCCC dan menjadikan Rumah Sakit Muhammadiyah sebagai rujukan pasien Covid 19. Muhammadiyah menginstruksikan kepada seluruh Amal Usaha Muhammmadiyah di seluruh Indonesia untuk menerapkan protokol kesehatan. Menutup masjid dan menghimbau agar warga Muhammadiyah shalat dirumah bersama keluaraga, begitu juga saat idul fitri dan idul adha. Memberhentikan sekolah dan memberlakukan pembelajaran jarak jauh melalui daring. Sikap Muhammadiyah di atas merupakan bentuk dari pandangan keagamaan Muhammmadiyah. Pandangan Keagamaan Islam yang berkemajuan termanifestasi dengan sikap yang tepat, membawa maslahat dan keselamatan bagi bangsa dan negara. Muhammadiyah melalui tema milad 108 M “Meneguhkan Gerakan Keagamaan Hadapi Pandemi Covid 19 dan Masalah Negeri” hendak mensyiarkan bahwa gerakam berbasis agama hendaknya mampu memberikan sulusi yang membawa maslahat dan keselamatan, bukan sebaliknya membuat kekacauan dan membuat keadaan semakin sulit dan rumit. Oleh Ari Susanto Aktivis IMM Editor Fauzan AS Hits 2079
JAKARTA – Sepeninggal wafatnya Kiai Ahmad Dahlan, satu persatu murid beliau tampil menjadi pemimpin bangsa yang penuh dengan keteladanan. Ternyata, ketokohan itu tidak muncul begitu saja, tetapi dipersiapkan oleh Kiai Dahlan sendiri. Dalam Pengajian Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Sabtu 20/3 Ustaz Muhammad Damami Zein menyampaikan bahwa Kiai Ahmad Dahlan memahami masalah kepemimpinan sampai tingkat penghayatan. “Jadi Kiai Dahlan itu punya visi, pandangan ke depan tentang kepemimpinan. Bagaimana konstruksinya? Kita berangkat dari posisi strategis ulama,” tuturnya. Menurut Zein, Kiai Dahlan memahami ulama bukan hanya mengurus perkara keagamaan, tetapi juga mengurus kehidupan umat Islam siapapun juga. Kiai Dahlan mendasarkan pemahamannya pada makna pribadi yang bertakwa muttaqin dalam ayat ke-102 Surat Ali Imran. “Konsep ini yang dijadikan prinsip oleh Kiai Dahlan menentukan ulama di tengah masyarakat,” tuturnya. Ayat ke-102 Surat Ali Imran itu kemudian diperkuat oleh ayat ke-74 Surat Al-Furqan. Ulama yang bertakwa itu dijelaskan oleh Damami Zein wajib memiliki integritas yang diakui oleh masyarakat sebagaimana umat di zaman Rasulullah mengakui integritas beliau termasuk pengakuan umat-umat di masa empat Khalifah yang terhadap integritas masing-masing Khalifah. “Ini yang perlu diperhatikan oleh Muhammadiyah, yaitu genealogi kepemimpinan,” imbuhnya. Adanya dinamika zaman, konsep kepemimpinan yang berangkat dari integritas dan ketakwaan ini boleh diartikan dalam bahasa yang berbeda asal intinya tetap sama. Dari dasar ini, Damami Zein mencontohkan cara Muhammadiyah menyebut ulama dengan sebutan pimpinan, sebuah cara yang sama sekali berbeda dengan cara kelompok tradisional. “Ulama tetap iya, tapi digeser menjadi pimpinan’, jadi sejak dulu itu Muhammadiyah memakai kata pimpinan’, bukan pengurus’. Geseran dari ulama, dipahami dalam konteks modern menjadi pemimpin,” tambahnya. Hits 133
pertanyaan tentang kepribadian muhammadiyah